Kesederhanaan Kehidupan dan Proses Pernikahan Putri Rasulullah SAW

Mahar Az-Zahra :

  1. Baju besi kepunyaan Ali bin Abi Thalib yang dijualnya seharga 400 dirham,
  2. Kain habarah, dan
  3. Kulit

Perlengkapan Az-Zahra :

Rasulullah datang dan berkata kepada Ali, “Wahai Ali, pergilah sekarang dan juallah baju besimu. Setelah itu, berikanlah uangnya kepadaku sehingga aku dapat mempersiapkan sesuatu yang pantas untuk engkau dan Fatimah”. Bercerita Ali, “Maka saya pergi dan menjual baju besi itu dengan harga 400 dirham. Kemudian aku menghadap Rasulullah dan meletakkan uang itu di hadapannya. Rasulullah memberikan segenggam darinya kepada Ummu Aiman untuk membeli perlengkapan rumah, segenggam kepada Asma’ untuk membeli wangi-wangian, dan segenggam lagi kepada Ummu Salamah untuk makanan. Kemudian sisanya beliau berikan kepada ’Ammar, Abubakar, dan Bilal untuk membeli perlengkapan yang pantas untuk Fatimah. Yang mereka beli adalah :

  1. Gamis,
  2. Kerudung,
  3. Sutera hitam dari Khaibar.
  4. Ranjang yang berpita.
  5. Dua buah kasur dari tenunan Mesir, yang satu berisi ijuk, yang satu berisi bulu kambing,
  6. Bantal dari kulit.
  7. Tirai dari bulu.
  8. Tikar.
  9. Gilingan tangan.
  10. Tempat air dari kulit.
  11. Bejana dari tembaga,
  12. Gelas besar untuk susu.
  13. Wadah kecil untuk air.
  14. Bejana untuk bersuci yang dilapisi ter.
  15. Tempayan berwarna hijau,
  16. Cangkir dari tembikar.
  17. Hamparan dari kulit.
  18. Aba’ah (semacam mantel)
  19. Wadah air.

Perlengkapan Rumah Ali :

  1. Tiang kayu untuk pakaian,
  2. Periuk dari kulit kibas,
  3. Bantal ijuk,
  4. Ayakan, dan
  5. Wadah untuk air.

Subhanallah…
Disini terdapat suatu pelajaran yang dapat kita ambil dimana islam tidak mempersulit dalam urusan proses pernikahan dan Rasulullah SAW menikahkan anaknya yang mulia, Fatimah Az-Zahra, dengan mahar yang rendah dan bersifat sederhana, tidak ada beban yang berat dan juga pemborosan. Dijelaskan bahwa, berlomba-lomba dalam meninggikan mahar dapat memberatkan anggaran belanja dan menggoncangkan kondisi ekonomi pada awal kehidupan, selain itu proses pernikahan dengan mahar tinggi juga dapat membuat seseorang merasa enggan untuk membangun rumah tangga.

Sumber : Amini, Ibrahim: Fatimah Az-Zahra – Wanita Teladan Sepanjang Masa, Penerbit Lentera, Jakarta.

One response to this post.

  1. jika dibandingkan mas kawin pada masa sekarang ini dengan barang-barang yang dapat dibeli dari 400 dirham pemberian Ali, saya rasa tidak terlalu jauh beda jika diukur dengan keadaan uang/harga kita sekarang ini. bayangkan untuk sutra hitam, ranjang dan kasur saja sudah menghabiskan jutaan rupiah..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: