Mengkonversi File Audio Lewat Konsol

Apa seh maksud judul artikel di atas… ?

Maksudnya kita akan melakukan perubahan file audio menjadi format lain bahkan mengecilkan ukuran file audio tersebut, tidak hanya di OS Windows saja yang berlimpah ruah dengan aplikasi perubah file audio tetapi di Linux juga ada antara lain oggenc, ffmpeg, dan lame. Kita asumsikan Anda sudah menginstall oggenc atau ffmpeg atau lame di Linux. Kemudian buka konsolnya, lalu pindah ke direktori dimana file video atau audio berada. Berikut ini perintah untuk mengkonversi format MPG menjadi 0gg Vorbis (audio only) dengan VBR ~96 kbps (setara dengan 128 kbps) :

oggenc -b96 namafile.wav -o output.ogg

Perintah untuk merubah format audio wav menjadi mp3 :

ffmpeg -i namafile.wav -ab 128 -ar 44100 output.mp3

atau juga

lame -h -b 128 -V 4 namafile.wav output.mp3

Atau kita juga bisa mengambil file audio dari file berformat video (mpg/avi) degan perintah berikut :

ffmpeg -i namafile.mpg -ab 128 -ar 44100 output.mp3

ffmpeg -i namafile.avi -ab 128 -ar 44100 output.mp3

dan berikut kita akan mengubah ukuran bitrate sehingga ukurannya menjadi lebih kecil dari sebelumnya :

ffmpeg -i namafile.mp3 -ab 96 -ar 44100 output.mp3

Sebenarnya masih banyak lagi perintah-perintah lainnya, Anda dapat mencoba perintah-perintah lainnya dengan kreasi Anda sendiri dengan membaca file manualnya.

Semoga Bermanfaat.

2 responses to this post.

  1. Posted by ni chan on Juni 13, 2008 at 1:51 pm

    ternyata kamu memang manis boleh kenal g sekedar teman berbagi ulmu sich z mw tax ttg decoder nencoder itu ap sich. fungsinya tabel kebenaranx krn z org teknik tp g tw ap i2 smw mhn bantuanx ya krm ke emailQ.NDA PKE LAMA YACH THANKS BEFORE

    Balas

  2. Posted by rangga07 on Juli 5, 2008 at 7:54 am

    @ni chan
    terima kasih🙂

    Proses encode adalah menyandikan suatu kode. Suatu metoda untuk melakukan pengkodean ulang terhadap suatu data, sehingga data tersebut apabila dilihat tidak akan sama dengan data aslinya, dengan tanpa merusak informasi di dalamnya, diantaranya digunakan agar data yang dikirimkan tidak bisa diketahui oleh pihak yang tidak berkepentingan.

    sedangkan

    Proses decode merupakan suatu metode pembacaan suatu data yang telah dikirimkan dalam bentuk sandi, kemudian diterjemahkan kembali ke dalam bentuk data aslinya. Sedangkan decoder merupakan alat yang digunakan untuk mengembalikan suatu informasi yang telah diacak. Dengan alat ini, informasi tersebut bisa tersusun seperti informasi yang sebenarnya.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: